Akibat hendak belajar berenang, seorang pemuda tewas terbawa arus sungai
Jum’at (27/7) sekira pukul 17.30wib faizal berusia 16 tahun beserta 5 rekanan sebayanya mandi di tepian sungai sejangkung dengan maksud menimba air untuk keperluan MCK di rumah faizal dan kelima rekannya menyempatkan untuk mandi sambil bermain di tepian sungai, sebelumnya di ketahui bahwa si faizal memang tidak tahu berenang. entah apa yang terlintas di benak faizal hingga pada hari itu ia ingin sekali mencoba untuk belajar berenang di tengah dalamnya air sungai yang arusnya tidak terlalu kuat tersebut, di bantu dengan sebuah ember air yang ia gunakan sebagai pelampung untuk mengapung di air ia memberanikan diri menceburkan diri ke dalam sungai, sementara kelima rekanan sebayanya hanya mandi menggunakan gayung. Sementara ia sudah berada di dalam air ember yang ia gunakan sebagai pelampung malah tidak membuatnya mengapung di dalam air sehingga faizal tenggelam, faizal sempat melambaikan tangan seakan memberi isyarat bahwa ia butuh pertolongan akan tetapi kelima temannya menganggap itu hanya gurauan faizal semata sehingga mereka tidak menghiraukan. Setelah faizal tidak muncul kembali ke permukaan sungai salah satu dari kelima rekannya mulai histeris mengatakan bahwa faizal telah hilang.
Setelah melihat faizal tidak muncul lagi ke permukaan kelima rekannya mulai panik dan menghentikan mandi, lalu bergegas meminta pertolongan warga untuk mencari faizal yang telah hilang di dalam air. Mendengar kejadian ini salah satu warga menghubungi aparat kepolisian sektor sejangkung untuk mengecek dan mencari korban yang di kabarkan hilang tersebut.
aparat kepolisian dan tim basarnas serta TNI di bantu warga mencari korban dengan menggunakan duri/onak rotan sebagai media untuk menarik korban ke atas permukaan air. Kurangnya penerangan dan kondisi air sungai yang berarus menyulitkan pencarian korban, tidak kurang dari 10jam pencarian terus di lakukan hingga pukul 03.55 wib upaya pencarian korban baru membuahkan hasil. Salah satu rawai yang terbuat dari duri/onak rotan warga menyangkut pada celana korban sehingga korban dapat di angkat ke atas permukaan.




Komentar
Posting Komentar